M5 Pendidikan Pancasila, 26 April 2024

Jumat, 26 April 2024 adalah pertemuan ke-3 di matkul pendidikan pancasila, pembelajaran kemarin dilaksanakan secara luring dan membahas materi tentang Pancasila Sebagai Sistem Filsafat.

Apa sih Filsafat itu? Filsafat (Philosophia) terdiri dari 2 kata, yaitu Philo,Philos,Philein yang artinya cinta/pecinta/mencintai. Dan Sophia yang artinya kebijakan, kearifan, hikmah, hakikat kebenaran. Jadi dapat diartikan bahwa Filsafat yaitu "Cinta pada kebijaksanaan atau kebenaran yang hakiki". Berpikir sedalam-dalamnya terhadap sesuatu secara metodik, sistematik, menyeluruh dan universal untuk mencari hakikat sesuatu.

Aliran-Aliran Filsafat terbagi menjadi 3 yaitu,
  1. Aliran Materialisme, aliran ini mengajarkan bahwa hakikat realitas kesemestaan, termasuk makhluk hidup dan manusia adalah materi. 
  2. Aliran Idealisme/Spiritualisme, aliran ini mengajarkan bahwa ide dan spirit manusia yang menentukan hidup dan pengertian manusia. Jadi hakikat diri dan kenyataan kesemestaan ialah akal budi (ide dan spirit).
  3. Aliran Realisme, menurut alitran ini realitas merupakan sintesis antara jasmaniah-rohaniah, materi dan nonmateri. Realitas adalah panduan benda (materi dan jasmaniah) dengan yang non materi (spiritual, jiwa, da rohaniah). Realitas kesemestaan, terutama kehidupan bukanlah benda (materi) semata-mata. 
 Adapun Hal-hal yang mendorong manusia untuk berfilsafat, yaitu;
  • Keheranan, rasa heran mendorong seseorang untuk menyelidiki.
  • Kesangsian, sikap ini berguna untuk menemukan titik pangkal yang kemudian tidak disangsikan lagi.
  • Kesadaran akan keterbatasn, manusia jika menyadari bahwa dirinya sangat kecil dan lemah terutama bila dibandingkan dengan alam sekelilingnya.

Lalu bagaimana Pancasila Sebagai Sistem Filsafat?

1. Pancasila sebagai jati diri bangsa Inndonesia
-Kuasa Materialisme
Nilai-nilai dalam Pancasila sudah ada dan hidup sejak jaman dulu yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

2. Rumusan kesatuan sila-sila Pancasila sebagai suatu sistem
Sistem adalah suatu kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan, saling bekerjasama untuk satu tujuan tertentu dan secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan yang utuh.

3. Susunan kesatuan sila-sila Pancasila yang bersifat organis
Isi sila-sila Pancasila pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan peradaban, dalam arti, setiap sila merupakan unsur (bagian yang mutlak) dari kesatuan Pancasila. Setiap sila tidak dapat berdiri sendiri-sendiri terlepas dari sila-sila lainnya. Di antara sila satu dan lainnya tidak saling bertentangan.

4. Susunan kesatuan yang bersifat hirarkhis dan berbentuk piramidal
Sususnan sila-sila Pancasila menunjukkan suatu rangkaian tingkatan luas dan isi sifatnya dari sila-sila sebelumnya atau diatasnya. Dengan demikian, dasar susunan sila-sila Pancasila mempunyai ikatan yang kuat pada setiap silanya sehingga secara keseluruhan Pancasila merupakan suatu keseluruhan yang bulat.

5. Rumusan hubungan kesatuan sila-sila Pancasila yang saling mengisi dan saling mengkualifikasi
Setiap sila terkandung nilai keempat sila lainnya, dengan kata lain, dalam setiap sila Pancasila senantiasa dikualifikasi oleh keempat sila lainnya.

Postingan populer dari blog ini

Vclass 2 - Review Materi Bab II (PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT)

PELENGKAP AKTIVASI STUDENTSITE 2023